10 framework
1. Laravel
Berbicara
soal framework PHP, salah satu nama yang sudah familiar di kalangan para
developer adalah Laravel. Framework ini dikenal karena memiliki syntax yang
mudah dipahami dan digunakan.
Dengan Laravel, website dan aplikasi dapat
dikembangkan dalam waktu singkat. Bahkan Anda tidak perlu memikirkan
pekerjaan-pekerjaan dasar karena Laravel telah menyediakan fungsi, seperti
otentikasi user, manajemen sesi, dan caching. Singkatnya, Laravel
menawarkan semua fungsionalitas yang Anda butuhkan untuk membuat serta
mengembangkan aplikasi PHP modern.
Ada beberapa alasan teknis mengapa kami menempatkan
Laravel di urutan pertama. Dari segi performa, framework ini memiliki core yang
dapat diandalkan serta dikembangkan dengan menggunakan berbagai add-ons.
Laravel, di sisi lain, terintegrasi dengan library dan
platform pihak ketiga, seperti Amazon Web Services (AWS), sehingga Anda dapat
membuat aplikasi yang mudah diskalakan. Untuk task yang membutuhkan waktu
penyelesaian yang lama (biasanya lebih dari 30 detik), Anda bisa mengurutkannya
agar dapat dijalankan secara asynchronously di background.
Performa pun dapat ditingkatkan dengan lebih baik.
Keunggulan Utama:
- Memiliki
syntax yang mudah dipahami dan dipelajari.
- Fungsionalitas
intinya dapat dikembangkan dengan menggunakan add-ons.
- Menyediakan
fungsi bawaan untuk mengelola routing, manajemen user, caching,
dan lain sebagainya.
- Terintegrasi
dengan library dan platform pihak ketiga, seperti AWS.
- Menjalankan
task secara asynchronously di background untuk
meningkatkan performa.
Laravel memiliki komunitas yang sangat aktif. Adanya
komunitas ini membantu setiap usernya dalam mencari bantuan atau bahkan
tutorial. Karena kemudahannya, Laravel merupakan pilihan terbaik bagi yang
masih baru di dunia pengembangan web dan PHP framework.
2. Codelgniter
CodeIgniter merupakan framework PHP yang menggunakan
arsitektur .model View controller (MVC) Dalam kalimat yang lebih sederhana, CodeIgniter menggunakan komponen yang
berbeda-beda untuk mengelola task development yang spesifik. Metode yang
ditawarkan CodeIgniter lebih disukai oleh para developer karena mereka bisa
membuat serta mengembangkan aplikasi web yang mudah diskalakan tanpa menyita
banyak ruang.
Kemudahan dalam pembelajaran dan penggunaan membuat
CodeIgniter menjadi salah satu framework PHP terbaik bagi pemula. Kelebihan
lainnya adalah informasi bantuan atau tutorial yang lengkap. Anda dapat
memahami hal-hal dasar terkait penggunaan CodeIgniter dengan lebih mudah.
Performa CodeIgniter pun dapat diandalkan, terlebih jika Anda ingin membuat
aplikasi yang ‘ringan’ yang dijalankan di server sederhana.
Keunggulan Utama:
- Framework
ringan dengan performa yang dapat diandalkan.
- Mudah
dipahami dan digunakan berkat adanya informasi bantuan dan tutorial.
- Membuat
aplikasi yang mudah diskalakan dengan menggunakan arsitektur framework
berbasis MVC.
Di samping kelebihan, juga ada kekurangan. Sebagai
contoh, tidak ada jadwal yang tetap dan teratur mengenai update CodeIgniter.
Jadi, PHP framework ini tidak kami sarankan untuk digunakan bilamana aplikasi
yang Anda kembangkan memiliki standar keamanan tinggi.
3. Symfony
Seandainya ada kompetisi mana framework PHP yang
paling baik, maka Symfony berada di urutan ketiga setelah Laravel dan
Codeigniter dari segi popularitas. Apa, sih, alasannya? Anda akan
tahu setelah mencobanya.
Selain memiliki nama yang unik, Symfony juga sangat
fleksibel. Di dalamnya terdapat sistem bundle dan sistem komponen yang
memudahkan Anda dalam memilih fungsi PHP sesuai dengan keinginan, atau
menggunakan keseluruhan framework. Pun framework ini menawarkan
fungsionalitas testing bawaan untuk mengecek apakah aplikasi
yang dikembangkan berjalan normal atau terdapat error.
Ada kelebihan, juga ada kekurangan. Sepengetahuan
kami, aplikasi yang dikembangkan dengan Symfony, sayangnya, tidak punya
performa yang baik. Selain itu, PHP framework ini juga sulit dipahami apabila
disandingkan dengan software lainnya.
Keunggulan Utama:
- Framework
yang sangat fleksibel sehingga Anda dapat mengaktifkan masing-masing
komponen.
- Menyediakan
fungsionalitas testing bawaan.
- Memiliki
informasi bantuan dan tutorial yang dapat diandalkan.
Soal modularitas, Symfony adalah opsi terkuat dalam
dunia framework. Alih-alih library secara keseluruhan, Anda
bisa menggunakan suatu komponen yang diinginkan. Karena itulah, Symfony
dinobatkan sebagai framework PHP terbaik bagi para user yang hanya membutuhkan
sedikit bantuan.
4. Zend
Banyak orang yang menyebut Zend sebagai framework ‘glue’
karena sifatnya yang berbasis komponen. Zend merupakan framework yang berorientasi pada objek dan berbasis
MVC sehingga Anda dapat me-load komponen yang diinginkan
sebagai library individual. Dengan kata lain, Zend memudahkan
Anda untuk fokus hanya pada komponen atau fungsi yang dibutuhkan dan tidak
perlu menyertakan yang lan.
Berkat metode yang membuat penggunanya mengutamakan
komponen yang diperlukan serta sifat framework yang berorientasi pada objek,
Anda dapat menggunakan kembali berbagai kode yang telah ditulis sebelumnya.
Keunikan ini merupakan kabar baik bagi para developer. Selain itu, platform ini
dapat diintegrasikan dengan library eksternal guna
mengembangkan fungsionalitasnya.
Keunggulan Utama:
- PHP
framework yang berorientasi pada objek serta berarsitektur MVC.
- Berkat
desain platformnya, kode yang telah ditulis dapat digunakan kembali.
- Kemudahan
dalam mengintegrasikan Zend dengan library eksternal.
- Tidak
perlu memasukkan banyak komponen. Cukup tambahkan komponen yang diperlukan
saja.
Tentu saja Zend juga punya kekurangan. Misalnya,
platform ini tidak mudah untuk dipahami. Katakanlah platform yang digunakan
sebelumnya adalah Laravel, kemudian Anda ingin pindah ke Zend. Tentu proses
pemahaman dan penggunaan tool ini bisa dibilang cukup menantang. Anda akan
merasakan perbedaannya karena Laravel merupakan framework yang menawarkan
kemudahan, bahkan bagi developer pemula. Meski demikian, Zend tetap menjadi
framework PHP terbaik bagi mereka yang sudah berpengalaman dan kerap
melakukan coding yang berorientasi pada objek.
5. Phalcon
Di antara sekian banyaknya PHP framework, Phalcon
memiliki sifat yang berbeda. Source code-nya ditulis dalam C
sehingga pada dasarnya Phalcon merupakan ekstensi C dari PHP. Kedengarannya
memang cukup aneh, tapi dalam praktiknya, Phalcon menjadi salah satu framework
PHP tercepat yang pernah ada.
Sesuai dengan namanya, Phalcon memiliki performa yang
baik sehingga dapat memberi hasil yang stabil dan berkualitas. Bahkan software
ini juga telah dilengkapi dengan resource yang ringan serta menggunakan
arsitektur MVC. Uniknya setelah diinstall, di dalam framework Phalcon hampir
sama sekali tidak ada file. Cukup tambahkan module dan library yang
dibutuhkan. Dengan begini, proses pengembangan aplikasi web tidak akan
berantakan.
Keunggulan Utama:
- Framework
PHP yang berbasis pada C.
- Menawarkan
performa yang mulus dan resource yang ringan.
- Menggunakan
module dan library yang dibutuhkan.
Kami menyukai kinerja dan apa yang ditawarkan oleh
software ini. Namun bukan berarti sama sekali tidak ada kekurangan dalam
Phalcon. Informasi tutorial dan bantuan yang dimiliki Phalcon tidaklah sebanyak
yang ada pada Laravel. Bahkan untuk mencari tahu bugs dan memperbaikinya
memerlukan waktu yang lama.
Terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya,
Phalcon adalah framework PHP terbaik bagi mereka yang mengutamakan performa.
6. CakePHP
Di awal tahun 2000-an, cakePHP adalah PHP framework MVC pertama yang sukses
diluncurkan di pasaran – di mana pada saat itu merupakan inovasi baru dan
sampai saat ini masih menjadi salah satu framework PHP terbaik dan terpopuler.
Setiap versi terbaru CakePHP yang telah diupdate
memiliki performa yang terus-menerus ditingkatkan serta sejumlah komponen baru.
Akan tetapi, kelebihan utamanya justru terletak pada metode konvensi dalam
coding. Hal ini berarti ketika Anda sudah mengerti serta memahami sekumpulan
konvensinya dengan benar, maka Anda dapat fokus ke pengembangan dan
menyelesaikan task lebih cepat.
CakePHP menawarkan sejumlah library yang
menyertakan berbagai komponen berguna (sebagaimana yang harus dimiliki oleh
setiap PHP framework). Sepanjang dilakukannya uji coba terhadap bermacam-macam
framework, kami mengambil kesimpulan bahwa CakePHP menawarkan salah satu paket
komponen terlengkap. Jadi, jika Anda ingin mengembangkan aplikasi atau web yang
kaya akan fitur, maka CakePHP wajib masuk dalam list.
Keunggulan Utama:
- Memiliki
beragam paket komponen.
- Konvensi
CakePHP untuk memprogramkan proyek agar dapat terlesaikan dengan cepat.
Di satu sisi, karena konvensi yang dimilikinya,
CakePHP bisa lebih terbatas. Kalau Anda suka memprogramkan
sesuatu dengan coding dan ingin lebih kreatif, maka CakePHP
bukan framework PHP yang paling ideal. Namun tetap saja, kita tidak bisa
memungkiri kalau software ini masih menjadi pilihan developer.
7. Yii
Selanjutnya dalam daftar framework PHP terbaik
ada Yii yang juga menjadi kompetitor yang patut
diperhitungkan. Untuk saat ini, bisa dibilang yang menjadi keunggulan utamanya
adalah kemudahan setup-nya. Bahkan dari segi performa, Yii dapat disandingkan
dengan Phalcon dan hal ini menjadi selling pointnya.
Sama seperti PHP framework lainnya yang sudah kami
bahas, Yii menawarkan paket komponen penting agar pengembangan aplikasi web
menjadi lebih cepat. Namun yang menjadi kelebihannya adalah sekumpulan fitur
kemanan yang canggih. Dengan Yii, Anda bisa membuat proyek aplikasi web dengan
standar keamanan yang tinggi.
Keunggulan Utama:
- Kecepatan
dan performa yang dapat diandalkan.
- Anda bisa
menggunakan default setup atau mengkustomisasinya sesuai kebutuhan.
- Menerapkan
standar keamanan yang tinggi pada website dan aplikasi.
Kekurangan Yii terletak pada tidak mudahnya dipahami
dan dipelajari oleh para developer pemula atau yang menggunakan framework ini
untuk pertama kalinya. Meskipun dikategorikan sebagai framework PHP terbaik,
Yii bukanlah pilihan yang tepat bagi Anda yang baru saja mulai mempelajari
bahasa pemrograman.
8. FuelPHP
FuelPHP masih relatif
baru di dunia PHP framework dan pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun
2014. Pengembangnya menyatakan bahwa FuelPHP merupakan hasil riset yang mereka
lakukan terhadap beberapa framework powerful. Beberapa aspek
teruniknya dijelaskan di bagian fitur.
Keunggulan Utama:
- Mendukung
HMVC.
- Standar
keamanan yang tinggi.
- Baris
perintah utilitas yang unik.
9. Slim
Salah satu Micro-Framework terbaik PHP untuk membuat APIs
Kelebihan Slim
·
Cocok
untuk pemula dan mudah dipelajari
·
Biasanya
digunakan untuk membuat web app simple dan user-friendly
10. PHPixie
Menggunakan HMVC dan digunakan untuk membuat Web app dengan
performa tinggi.
kelebihan
19130001
Comments
Post a Comment